Selasa, 07 Februari 2023 08:54 WIB

"Benar-Benar Guru Menjadi Pelita Disetiap Kesempatan" Buku Karya Aa Hasan Gunara sebagai Guru

Kamis, 08 Desember 2022 09:19:22

Oleh: Redaksi | 36 view

Tribuana News. Banjar  -- Terinspirasi dari pengalaman sebagai seorang guru, Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN 1) Kota Banjar Aa Hasan Gunara, S. Pd, M. Pd, menulis sebuah dengan judul "Benar-Benar Guru Menjadi Pelita Disetiap Kesempatan"

Menurut Aa Hasan, dirinya mencoba menulis sebuah buku benar-benar guru menjadi pelita disetiap kesempatan. 

"Alhamdulillah, buku ini sudah dilaunching di SMAN 1 Banjar yang dihadiri Kepala Disdikbud dan Dinas Perpustakaan Kota Banjar, dan responnya baik," terangnya saat ditemui di SMPN 1 Kota Banjar, Selasa (6/12/22). 

Lebih lanjut ia menjelaskan, isi dari buku ini adalah bagian dari bagaimana kita menjadi seorang guru, karena perlu ada yang kita kaji lebih dalam bagaimana kita menjadi seorang guru. 

"Guru adalah profesi yang sungguh sangat mulia untuk dikembangkan dan dikerjakan sesuai dengan hati nurani," jelasnya. 

Dikatakan Aa Hasan Gunara, dari pengamatannya sebagai seorang guru, profesi seorang guru adalah harus diimbangi dengan berbagai pengetahuan dan ikhlas dalam memberikan pembelajaran terhadap siswa serta seorang perlu juga mendo'akan para siswa agar ilmunya berkah dan nyampai kepada para siswa. 

"Diceritakan didalam isi buku ini, bagaimana metode-metode bagaimana mengelola rohani kita. Diawali dari rohani kita bekerja harus ikhlas dan bekerja keras dalam mengikuti yang memang dunia terus berkembang pesat,"  ucapnya. 

Ia menegaskan, nyawa dari sebuah buku ini bukan hanya sekedar kata, namun makna dari kata yang ada didalam buku ini, makna disini adalah pengalaman. Pengalaman adalah guru yang terbaik. 

"Pengalaman yang baik adalah selalu menjadi inspirasi pribadi kita,  bahwa kita sekali-kali kita bisa menjadi guru dan juga bisa menjadi murid," tandasnya. 

Ia menambahkan, guru itu untuk semua dan guru itu tidak dibatasi dengan dinding dan kelaskelas atau bangku-bangku yang ada di ruang kelas. Guru disini bisa menjadi panutan bagi para muridnya. Apabila guru sudah memiliki arti yang sebenarnya, maka guru itu bagaikan pelita yang bisa menerangi disetiap kesempatan. 

"Didalam buku ini dijelaskan, ada 2 guru yang perlu kita imbangi, yakni ada guru yang karena terpaksa dan guru yang panggilan jiwa, padahal sama-sama guru, tetapi nilainya akan berbeda antara guru dengan panggilan jiwa dan guru karena terpaksa," ucapnya. 

Ia berharap, dengan terbitnya buku ini bisa bermanfaat dan maslahat bagi para pembaca. (Herman)

Komentar Anda

BACA JUGA