Tribuananews, Tasikmalaya – Taman Baca Masyarakat (TBM) "Harapan" di Kampung Sentral, Desa Cikunten, menjadi pusat keriangan dan belajar pada Sabtu (20/9/2025). Puluhan siswa-siswi antusias mengikuti kegiatan Gebyar Literasi yang mengusung beragam kegiatan, seperti seminar dan praktik baik mewarnai.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi mendasar tentang literasi kepada anak-anak, khususnya yang berada pada fase B dan C sekolah dasar. Meski cakupan literasi sangat luas, mulai dari baca tulis, numerasi, sains, digital, hingga visual, fokus pada gelaran kali ini adalah Literasi Baca Tulis dan Visual. Hal ini dikaitkan secara langsung dengan praktik baik mewarnai yang dipandu langsung oleh narasumber Galih Witono, S.Pd. bersama pengurus TBM.
Ketua TBM Harapan, An’an Yuliati, menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki multi tujuan. Selain untuk meningkatkan minat baca, acara ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan TBM Harapan kepada masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyosialisasikan tempat TBM ini kepada masyarakat sekitar. Jangan sungkan-sungkan untuk datang dan membaca. Saya berharap kegiatan ini bisa meningkatkan minat dan daya baca bagi anak-anak,” ujar An’an.
Lebih dari sekadar membaca, An’an berharap anak-anak mampu menuangkan imajinasinya melalui dunia gambar dan warna.
“Mereka bisa membaca potensinya yang akan dituangkan melalui dunia warna. Dan yang paling penting, saya berharap ada media ruang bagi anak anak untuk beristirahat sehari tanpa gawai atau tanpa gudget,” imbuhnya penuh harap.
Harapan besar pun disematkan agar semangat literasi tidak hanya berhenti pada anak-anak, tetapi merambah ke semua kalangan. “Dan terakhir, literasi ini bisa meningkat di ranah anak-anak, remaja, dewasa, dan juga orangtua,” pungkasnya.
Kegiatan Gebyar Literasi ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif dan mampu memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif, jauh dari ketergantungan pada gawai. (Tim)