Selasa, 07 Februari 2023 08:18 WIB

Istighosah Kubro Dalam Rangka Harlah NU ke-99

Selasa, 22 Februari 2022 19:49:58

Oleh: Redaksi | 236 view

Tribuana News. Majalengka - Sejak pagi hari pukul enam pagi telah berdatangan jemaah yang hendak mengikuti Istighosah Kubro, Tahlil dan Sholawat  20 Rajab 1344 H – 19 Rajab 1443 H. Seraya berdoa memohon keselamatan bangsa dan negara dari mara bahaya, juga memohon perlindungan karena banyak serangan dilakukan kepada Nahdlatul Ulama. Dengan khusuk mereka mengumandangkan sholawat sejak pagi hari tidak henti-hentinya berdoa pada saat NU diperingati kelahirannya.

Acara tersebut digelar di Pondok Pesantren Miftahul Hidayah Cinta Bakti Majalengka, pada Minggu, (20/02/2022). 

Dalam kesempatan lain, KH. Ali Setiawan, M.Pd menerangkan kepada TribuanaNews bahwa Nahdatul Ulama didirikan pada 31 Januari 1926, organisasi keagamaan ini melayani masyarakat dalam bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi. Kehadiran NU di Indonesia merupakan salah satu upaya melembagakan wawasan tradisi keagamaan yang dianut jauh sebelumnya, yakni paham Ahlus-Sunnah wal Jama'ah.

"Selain itu, NU sebagaimana organisasi-organisasi lain baik yang bersifat sosial, budaya atau keagamaan yang lahir di masa penjajah, pada dasarnya merupakan perlawanan terhadap penjajah. Sekarang ini NU tetap melakukan peran yang sama, melawan segala hal yang hendak menghancurkan NKRI dan Pancasila," jelasnya. 

Lanjut Ali, Istighosah di NU sudah berjalan selama 20 tahun, namun untuk penyelenggaraan pagi ini berbeda karena keinginan Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Hidayah Cinta Bakti KH. A. Saepul Uyun untuk menangkal kezaliman terhadap NU dan juga keselamatan bangsa negara, keamanan untuk warga NU dan juga masyarakat umum. (Galih W)

Komentar Anda

BACA JUGA