Selasa, 07 Februari 2023 08:38 WIB

Ketua PBNU dan Pimpinan Ponpes Miftahul Hidayah Cinta Bakti Majalengka Ajak Momentum Pergantian Tahun Di isi dengan Bermuhasabah

Senin, 09 Agustus 2021 12:01:59

Oleh: Redaksi | 426 view


TribuanaNews - Majalengka

Kurang dari sepekan, Muharram akan menyapa. Inilah perayaan tahun baru hijriyah bagi seluruh Muslim di dunia. Serupa dengan tahun baru masehi yang selalu dirayakan setiap 1 Januari, umat Muslim juga selalu menyambut tahun baru Islam setiap 1 Muharram yang diperkirakan jatuh pada 11 Agustus mendatang.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Manan Ghani menjelaskan bahwa Muharram merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan (haram) dalam Alquran.

Adapun peringatan tahun baru Islam ditandai dengan perjalanan dakwah Rasulullah dari Makkah ke Madinah. Awal perjalanan ini dipatenkan pada masa Umar bin Khattab RA sebagai 1 Muharram atau awal tahun Islam.

Menandai datangnya awal tahun, selain merayakannya dengan kegembiraan, kita juga harus bermuhasabah, mensyukuri bertambahnya umur, nikmat sehat, dan masih berkesempatan hidup dengan baik.

" Dunia adalah tempat mendulang amal sholeh, maka manfaatkan kesempatan ini mengintrospeksi diri dan meningkatkan keimanan kita,”. ujar Ketua PBNU Bidang Dakwah dan Masjid ini, Minggu (8/8) di Ponpes Miftahul Hidayah Cinta Bakti Desa Mekarwangi Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka.

Selanjutnya Pimpinan Ponpes Miftahul Hidayah Cinta Bakti Majalengka KH.Ali Setiawan memaparkan sabda Rasulullah SAW, kebanyakan manusia tertipu dengan dua kenikmatan, yaitu sehat dan kesempatan (peluang). Melalui muhasabah, manusia dapat disadarkan dan terhindar dari tipu muslihat yang menyesatkan.

“Semoga dengan muhasabah kita bisa gunakan kesempatan yang akan datang untuk lebih baik,” ujarnya.

Selanjutnya masih KH.Ali Setiawan,  menyarankan seluruh umat Muslim terus meningkatkan amal shaleh meski di tengah kesulitan seperti saat ini. Bersabar dan terus bermuhasabah adalah cara yang paling tepat untuk mengawali datangnya tahun yang baru.

“Mari kita rayakan tahun baru Islam dengan memperbanyak dzikir, doa, dan munajat, bahkan berpuasa. Semoga Covid-19 dengan beraneka variannya cepat berlalu dan negeri yang kita cintai ini dapat segera pulih dan bangkit,” pungkasnya. (Galih W)

Komentar Anda

BACA JUGA