Jumat, 29 September 2023 06:33 WIB

Optimalisasi Pelayanan PDAM Tirta Anom, Wali Kota Banjar Resmikan Fasilitas Saluran Air Bersih SPAM Langensari

Rabu, 15 Februari 2023 20:21:30

Oleh: Redaksi | 244 view

Tribuana News. Banjar -- Wali Kota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih meresmikan fasilitas saluran air bersih bagi warga Kelurahan Bojongkantong dan Desa Langensari, tepatnya di rumah Ibu Adminah yang beralamat di RT 01 RW 05 Dusun Margasari, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (14/2/2023).

Pembangunan fasilitas saluran air bersih ini berasal dari hibah PDAM Tirta Anom Kota Banjar. 

E. Fitrah Nurkamilah Dirut PDAM Tirta Anom saat ditemui usai peresmian mengatakan, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Langensari dibangun sejak tahun 2006 dengan kapasitas 20 liter/detik dan mulai beroperasi tahun 2010.

"Pada tahun 2021 mendapatkan bantuan program pemasangan jaringan perpipaan distribusi juga pemasangan Sambungan Rumah (SR) untuk fasilitas umum di wilayah SPAM Langensari seperti sekolah dan tempat ibadah," terangnya. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada tahun 2022 mendapatkan program bantuan pengembangan jaringan pipa distribusi termasuk pemasangan Sambungan Rumah (SR) di wilayah Desa Langensari 233 SR dan Kelurahan Bojongkantong 270 SR. 

"Alhamdulillah, tahun 2022 kami mendapat bantuan program pengembangan jaringan pipa distribusi dan pemasangan Sambungan Rumah yaitu di Desa Langensari dan Kelurahan Bojongkantong," ucapnya. 

Ia menambahkan, sampai saat ini untuk pemanfaatan jaringan air bersih di Kecamatan Langensari sudah terserap 1.498 SR, sehingga cakupan pelayanan di wilayah Langensari yang semula 6,04% naik 3,17%, sehingga cakupan pelayanan air bersih perpipaan PDAM Tirta Anom di Kecamatan Langensari menjadi 9,21%.

Ia berharap, sisa idle capacity di tahun 2023 sudah bisa termaafkan seluruhnya, maka dari total cakupan pelayanan air bersih jaringan perpipaan PDAM Tirta Anom di wilayah Kota Banjar tahun 2021 semula diangka 26,07% dan tahun 2022 naik 0,90% kini menjadi 26,97%.

"Untuk pengembangan cakupan pelayanan air bersih akan segera dibangun guna peningkatan kapasitas produksi air bersih di tahun selanjutnya sesuai dengan target SDG'S tentang pemenuhan kebutuhan pelayanan air minum," pungkasnya. (Herman)

Komentar Anda

BACA JUGA