Kamis, 16 April 2026 04:21 WIB

Pembangunan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Lakbok Utara Dianggarkan Mencapai Hampir 56 Milyar

Sabtu, 29 Januari 2022 15:39:36

Oleh: Redaksi | 1.037 view

Tribuana News. Kota Banjar - Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral sumber daya air melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy melaksanakan sosialisasi pembangunan pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Lakbok Utara Paket 1 Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2022 yang di laksanakan di aula Desa Langensari Kecamatan Langensari Kota Banjar, Jum'at (28/1/2022).

Kegiatan sosialisasi tersebut di hadiri Camat Langensari, Danramil Kecamatan Pataruman Dan Langensari, Kabaglog Polres Banjar, para Kepala Desa wilayah Kecamatan Lakbok dan sekitarnya, Babinsa dan Bainktibmas Langensari Banjar serta Lakbok dan sekitarnya,  Tokoh masyarakat dan warga masyarakat sekitar pembangunan.

Camat Langensari Dedi Suryadi menyambut baik sosialisasi pekerjaan ini. Menurutnya banyak pihak telah menunggu terlaksananya pekerjaan ini, khususnya masyarakat petani dan berbagai elemen masyarakat untuk bisa menyampaikan asprasi.

Imbas dengan adanya pekerjaan ini mudah-mudahan bisa mengoptimal pasokan air kelahan pertanian, menyerap dan memberdayakan tenaga kerja lokal dan tentunya imbas yang diharapkan bisa melancarkan aliran air dengan rehabilitasi jaringan irigasi ini.

“Selain itu, saya meminta kepada penyedia jasa nantinya bisa memberikan dampak positif atau bisa memberikan multi efek kepada masyarakat dan masyarakat kami bisa diberdayakan sehingga bisa menjadikan simbiosis mutualisma,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan, kami sangat mendukung Rencana pelaksanaan paket pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Lakbok utara paket 1 ini.

“Rehabilitasi Daerah Irigasi sangatlah mempengaruhi pada kelangsungan petani dalam pengelolaan sawahnya untuk meningkatkan hasil taninya dan ini sangat bergantung pada kelancaran air dari saluran irigasi tersebut namun jangan sampai pekerjaan ini mengganggu aktifitas masa tanam petani,” ungkapnya.

Sementara itu perwakilan dari BBWS Citanduy yang diwakili oleh Kabid OP Kabid OP( Operasi dan pemeliharaan ) Dave Harold Irhadjadi Muchaimin, ST, M.Eng, SC, menjelaskan, tujuan rehabiiitasi jaringan irigasi ini untuk bisa mengembalikan kemampuan jaringan irigasi, saluran dan pintu irigasi maksimal ke 90% bisa berfungsi normal dan setelah rehabilitasi ini di lakukan tentunya nanti ada yang namanya Operasi dan Pemeliharaan agar supaya bisa menahan penurunan fungsinya tidak berlangsung cepat atau jatuh ruksak.

"Disini kami perlu masukan dari warga masyarakat sekitar pembangunan rehabilitasi irigasi, bagaimana proyek ini bisa berjalan dengan lancar," ucapnya.

Adapun rencana pembangunan kami di dampingi PPK irigasi Agus Sulistiono. ST, M.Eng. bekerjasama dengan PT. Devosindo sebagai penyedia jasa dan PT. Exnas sebagai Konsultan, pembangunan ini anggarannya bersumber dari Dana SBSN sebesar Rp. 55.752.499.000,- anggaran tahun 2022.

"Adapun pekerjaanya meliputi, Lingkup pekerjaan Kontruksi - Pekerjaan Lini Beton, saluran Sekunder Sindang Angin, Biuk, Sindang Ayu, Karang Paninggal dam Biuk kiri.
Pekerjaan TPT, Pekerjaan Normalisasi saluran Pembuangan diantaranya saluran Pembuangan Cikawilu, Sindang Angim 1, Kedung Jarian, Lakbok, Kedawung, Cigaron dan Jamban," terangnya. (Herman)

Komentar Anda

BACA JUGA