Tribuananews, Tasikmalaya – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H. Dony Maryadi Oekon, S.T., menyelenggarakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bagi komunitas pengemudi ojek online (ojol), Selasa (16/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di RM Otjoh Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, ini bertujuan memperkuat nilai kebangsaan sekaligus menyerap aspirasi para driver.
Acara dihadiri sekitar 150 anggota Komunitas Jawara Kabupaten Tasikmalaya dan Forum Komunitas Ojol Tasikmalaya Singaparna (Fokus), yang hadir bersama pimpinan mereka, Daniel ZP (Yuyun) dan Dedi. Meski Dony Maryadi Oekon berhalangan hadir secara fisik karena agenda kerja di DPR, ia diwakili oleh Rudiansyah sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Rudiansyah menekankan pentingnya Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman etika dalam bekerja sehari-hari. "Nilai-nilai Empat Pilar harus menjadi landasan etika bagi para pengemudi ojek online dalam berinteraksi dengan sesama rekan kerja maupun masyarakat di jalan raya," ujarnya.

Forum ini juga menjadi sarana penyaluran aspirasi. Keluhan utama driver adalah kondisi infrastruktur, khususnya kerusakan parah Jalan Leuwisari yang mengganggu mobilitas dan keselamatan. Selain itu, mereka menyoroti minimnya Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di sejumlah titik rawan di Kabupaten Tasikmalaya.
"Kami berharap penerangan segera ditambah untuk mencegah kriminalitas dan kecelakaan saat bekerja malam hari," kata salah satu perwakilan driver.
Isu kebijakan aplikator juga mengemuka. Driver mengeluhkan maraknya sistem "Akun Goceng" yang menawarkan tarif sangat rendah. Kebijakan ini dinilai memicu persaingan tidak sehat dan menggerus pendapatan harian.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Rudiansyah berjanji akan meneruskan aspirasi tersebut kepada Dony Maryadi Oekon. "Kesejahteraan para driver ojol merupakan bagian dari pengamalan sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang harus terus diperjuangkan," tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan apresiasi dari peserta atas dibukanya ruang dialog. Diharapkan, sinergi antara wakil rakyat dan komunitas ojol ini dapat mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan pekerja sektor informal. (Tim)