Kamis, 16 April 2026 04:22 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Hadiri Prosesi Ngabumi di Pulomajeti.

Minggu, 07 Agustus 2022 14:07:51

Oleh: Redaksi | 701 view

Tribuana News. Banjar -- Didampingi Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih bersama Forkopimda Kota Banjar, Wakil Gubernur Jawa Barat  H Uu Ruzhanul Ulum menyaksikan prosesi Ngabumi. Tradisi Ngabumi digelar sebagai wujud rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT atas berlimpahnya  hasil bumi yang menghidupi warga sekitar, diantaranya Dewi Sri atau Dewi Padi. 

Ngabumi dilaksanakan setiap tahun khususnya di Tahun Baru Islam dengan berbagai rangkaian ritual budaya yang diselenggarakan selama Dua hari. Dalam tradisi Ngabumi tahun ini, Warga Pulomajeti menggelar beberapa kegiatan seperti Seba hasil bumi, Ngalarung, Nyangreub, Istighosah dan Pengajian,  Ngawangkong, proses Mipit, kirab dan
tarian Pohaci, serta beberapa pentas seni tradisional seperti Debus, Pencaksilat, Kuda Lumping dan Ronggeng.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, bahwa kehadirannya di acara
Ngabumi hari ini sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada seluruh pemangku adat yang ada di Jawa Barat.
Dengan terjun langsung ke Daerah, Program Pemerintah dapat tersampaikan dengan baik. 

"Selain menjalin silaturahmi, dengan turun ke daerah secara langsung saya dapat memahami adat budaya
di setiap daerah. Ngabumi merupakan aset dan kekayaan Jawa Barat, tolong dijaga dan dilestarikan", pesannya, Jumat (05/08/2022), bertempat di Kawasan Situs Cagar Budaya
Pulomajeti Lingkungan Siluman Kelurahan Purwaharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar Jawa Barat. 

Ia juga menyatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat mengapresiasi adanya pelestarian budaya melalui tradisi Ngabumi ini yang diyakini selain
memelihara adat juga membawa kebaikan dan manfaat bagi semuanya.

"Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kebersamaan diantara kita dan mengangkat potensi budaya Kota Banjar ke luar daerah," harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih mengaku bangga dan terharu atas terselenggaranya Ngabumi yang
dilestarikan warga sekitar Pulomajeti ini.

"Terimakasih kepada para Penggiat Budaya, Pelestari Lingkungan dan budaya juga semuanya bahwa kita saat ini sedang Jaga Lembur, semuanya bersatu diatas

perbedaan. Saya sangat mengapresiasi Panitia ya, nanti kalau ada kirab akan disatukan ya sebagai aset daerah," paparnya.

Ia menyebutkan, ini merupakan salah satu bentuk pelestarian warisan budaya dari nenek moyang.

"Efek dominonya juga kan baik buat masyarakat sekitar karena bisa
memberdayakan masyarakat serta
UMKM disekitar sini seperti saat ini,
banyak homestay yang digunakan para pendatang selama kegiatan," jelasnya.

Diakhir kegiatan, dilakukan tradisi
ngalap berkah dimana sedekah bumi yang tersedia berupa hasil bumi dalam hiasan janur kuning diburu masyarakat maupun para pendatang. Kendati berebutan, sesi acara satu ini berlangsung tertib dan diyakini dapat membawa berkah bagi siapapun yang nanti mendapatkannya. (Herman)

Komentar Anda

BACA JUGA