
Tribuana News. Singaparna - Bertempat di ruang kerjanya Asda III Asep Darisman, menerima penulis, Senin (25/07/2022) terkait banyaknya kritikan atas penyelenggaraan event Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya Ke-390.
Dalam kesempatan tersebut dikelaskan kronologi penyelenggaraan diadakannya Tasik Festival 2022.
"Sebenarnya penyelenggaraan event ini hanya sebatas silaturahmi untuk masyarakat setelah sekian lama terkungkung dari keramaian akibat dari musibah pandemi yang melanda dunia termasuk Indonesia, hingga merasuk ke berbagai Daerah Kabupaten dan Kota," ucapnya.
Asep juga mengakui dan menyadari banyaknya kritikan yang dilontarkan berbagai pihak kepada Pemerintah Daerah atas penyelenggaraan ini.
Terutama persiapan yang memang sangat tergesa-gesa.
"Seperti diketahui dalam situasi yang disebutkan di atas tadi, apa mungkin penyelenggaraan festival bisa dilaksanakan.
Kemudian setelah melalui berbagai pihak, Tokoh Budaya, para Seniman dan para Camat dari 39 Kecamatan serta Desa-Desa yang dilibatkan, apa yang bisa dijual dan dipromosikan kepada masyarakat luas, khususnya yang ada disini," tutur Asep Darisman.
Menurutnya, sebagai penjelasan tambahan mengenai anggaran dan nama untuk pelaksanaannya, diakuinya terkesan dipaksakan, pihaknya merasa bingung dan kata festival menjadi keputusan terakhir walaupun tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan.
Intinya Asda III Asep Darisman, menerima kritikan keras dan pedas dari narasumber yang ditulis oleh penulis media online, sebagai bahan masukan untuk menyempurnakan berbagai kekurangan dan berharap ditahun mendatang penyelenggaraan festival akan menjadi lebih baik lagi. Dan ketika penulis mencoba memberikan masukan terkait nama penyelenggaraan event dengan nama: "Perayaan Silaturahmi Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya" ternyata Asda III menyetujuinya.- (Iwan Singadinata)