Selasa, 23 April 2024 01:36 WIB

Audiensi MMII Bersama Asda III Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

Senin, 18 Maret 2024 17:51:37

Oleh: Redaksi | 71 view

Tribuana News Tasikmalaya

            Majelis Muda Intelektual Islam yang diketuai Oleh Fikri didampingi seorang anggotanya, tadi pagi sekitar jam 10.00.WIB, lakukan audensi dengan Asisten Administrasi pemerintahan dan kesejahteraan rakyat (Asda III), Asep Gunadi didampingi Yayat staf ahli bidang pemerintahan dan dari bagian hukum staf fungsional sekretariat daerah Taufik.

            Walaupun audensi MMII hanya dilakukan oleh 2 orang aktifis, namun tak mengurangi sikap elegenitas profesionalismenya. Terlihat keduanya menunjukkan etika keanggunan berdemokrasi.

Begitu juga pejabat yang hadir yang menemuinya  melakukan pola yang sama sebagai pejabat petinggi di pemerintah kabupaten atau pemkab dalam menerima mereka.

            Fikri sebelum mengungkapkan hasil data temuan tentang dugaan adanya aset barang yang bergerak maupun tidak bergerak yang menurutnya sampai saat ini belum terdeteksi kemana larinya atau raib, yang telah dan menjadi sorotan serta temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), mengucap salam keislaman terlebih dahulu.

            Menurut Fikri data temuan yang dia miliki dari hasil investigasi oleh Tim dilapangan, adanya kejanggalan yang tidak masuk akal, oleh karena dugaan aset barang bergerak ataupun tidak bergerak sampai tidak diketahui kemana larinya (raib), karena aset tersebut bila diestimasi dengan nilai kerugian, hampir lebih kurang 5 milyar.

            Asda III Asep Gunadi, mengatakan bahwa barang-barang tersebut belum bisa diinformasikan kepada siapapun, masih dalam atau by proces, ungkapnya. Dan lagi dari pihak badan pemeriksa keuangan, sudah menanyakan dan meminta untuk dilakukan pencarian kemana dan dimana barang barang tersebut berada.

            Maka dari itu, pemerintah daerah, sudah membentuk Tim ahli dan khusus untuk terus melakukan seperti yang dipertanyakan oleh MMII dan Pihak BPK. Dan tentu pada akhirnya nanti bila selesai melakukan proses, berjanji akan diinformasikan lebih jelas oleh salah satu bidang di Kominfo sesuai aturan dan ketentuan dalam melaksanakan Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

            Ketika penulis menanyakan tentang WTP yang diterima oleh pemkab, dari mana sisi penilaiannya? Seandainya temuan dari pihak MMII, yang menurut Asda hal ini sudah dilakukan dari tahun 1980, untuk itu aset hampir dianggap hangus. Tampaknya Asda sulit menjawab. (Iwan S)

Komentar Anda

BACA JUGA