
JAKARTA PUSAT-Keterbatasan anggaran pembangunan menjadi tantangan banyak pemerintah daerah, termasuk bagi Kabupaten Tasikmalaya. Melihat hal tersebut, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara menggelar SMV Business Forum yang digelar di Gedung Dhanapala, Komplek Perkantoran Kemenkeu, Jakarta Pusat (25/11/2025).
Pada momen penting ini, Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin membuka diri untuk kerja sama dan investasi pemanfaatan potensi ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tasikmalaya untuk meningkatkan kemajuan ekonomi.
“Kami punya potensi peternakan susu seperti di Salawu dan Guranteng, kawasannya ada tapi potensinya belum memberi hasil maksimal, kami punya BUMD dan saya harap dari BUMN bisa masuk dengan skema B2B,” tutur Bupati Tasikmalaya Cecep.
Selain itu, Bupati Tasikmalaya Cecep menjabarkan bahwa wilayah Jabar selatan masih tertinggal dalam banyak hal dibandingkan wilayah utara dan tengah.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, terungkap Kabupaten Tasikmalaya membutuhkan banyak investasi, salah satunya adalah wilayah pesisir yang memiliki banyak potensi, mulai dari pariwisata, perkebunan, hilirisasi limbah organik, perikanan, dan lainnya.
"Maka di forum ini saya berharap, mari datang ke Jabar Selatan, jangan sampai ada yang termarjinalkan," tutup Bupati Tasikmalaya Cecep.
Forum diisi berbagai tokoh besar seperti Wamenkeu Suahasil Nazara dan Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard ini juga turut mengundang para profesional di bidang masing-masing, di antaranya:
1. Edwin Utama (Managing Director and Senior Partner Boston Consulting Group)
2. Yuniar Restanto (Direktur Eksekutif, Southeast Asia water.org)
3. Dr. Ir. Iskandar Saleh, MCP,. MA. (Pakar di Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman)
4. Reynaldi Hermansjah (Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur)
5. Andre Permana (Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia)
6. Ananta Wiyogo (Direktur Utama Sarana Multigriya Finansial)
7. Sukatmo Padmosukarso (Direktur Lembaga Eksekutif Pembiayaan Ekspor Indonesia).
8. Kin Wai Chan (Spesialis Senior Infrastruktur Bank Pembangunan Asia) (tim)