
Tribuananews - Ciawi - Setelah sempat mengalami kebakaran beberapa waktu yang lalu, kini sebanyak 34 unit kios di Pasar Ciawi Kabupaten Tasikmalaya telah selesai dibangun dan diresmikan Bupati Tasikmalaya, Jum'at (23/11/2021).
Dalam sambutannya Bupati berpesan agar musibah yang terjadi dijadikan pengingat untuk lebih giat beribadah dan upaya untuk saling tolong menolong antar masyarakat.
"Ketika musibah ini terjadi, saya minta pihak-pihak terkait untu menyelesaikan dulu masalah yang terjadi di masyarakat, dan untuk prosedur admintrasi bisa menyusul. Ini kita lakukan sebagai langkah cepat dalam menolong masyarakat," tegasnya.
Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa di tahun 2023 atau 2024 pihaknya akan membangun Pasar Induk Kabupaten Tasikmalaya yang berlokasi di wikayah Cisinga dengan estimasi biaya sekitar 120 Milyar.
Pihaknya juga berencana merubah sistem pasar, kedepan pasar tidak dijual ke maksyarakat tetapi tetap dimiliki Pemerintah, dan pedagang cukup membayar retribusi saja. Bupati juga mengatakan adaptasi digitalisasi pasar perlu digiatkan supaya masyarakat melek teknologi, bagaimana caranya berjualan tidak hanya secara kangsung tetapi melakui teknologi.
"Kedepannya kami juga akan menerapkan teknologi pengelolaan sampah secara komprehensif bisa dijalankan di Kabupaten Tasikmalaya. Terkait malasah kebakaran, Pemda akan menyimpan Pos Damkar di Ciawi, Manonjaya, dan Karangnunggal supaya kalau ada masalah kebakaran bisa cepat ditangani," pungkasnya.
Acara peresmian pasar ini selain dihadiri oleh para pedagang dan Hippas Ciawi juga oleh Plt. Kadisperindag Rudi Sonjaya, Plt. Kadisperpakan Nuraedidin, Kasatpol PP Iwan Ridwan, Forkopimcam Ciawi, Kepala Desa se-Kecamatan Ciawi, Tokom Masyarakat, Tokoh Agama, dan undangan lainnya.- (Ayi Ahmad/Diskomimfo)