
Tribuana News. Singaparna - Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) sudah mulai dibuka 100 persen. Sehingga pemerintah merasa berkewajiban melakukan percepatan vaksinasi untuk melindungi anak-anak Indonesia.
Kegiatan pembelajaran tatap muka kebutuhan penting untuk anak-anak.
Sebab selama hampir dua tahun pandemi, anak-anak kehilangan waktu belajar yang efektif karena pembelajaran dilakukan secara online atau jarak jauh.
Tentunya ini tantangan bagi semua pihak bagaimana setelah PTM dibuka, namun disisi lain anak-anak terlindungi karena sudah vaksin agar tidak memunculkan klaster.
Proses vaksinasi untuk siswa usia 6-12 tahun di Kabupaten Tasikmalaya dimulai di SDN Sukasenang Singaparna, Rabu (05/01/2022) dengan target 100 siswa.
Kepala Sekolah SDN Sukasenang, Tatit Kaniyati menerangkan bahwa kegiatan ini dalam rangka mengikuti anjuran pemerintah, agar siswa bisa mendapatkan proteksi terhadap penyakit.
"Kami merasa bersyukur karena pihak sekolah mendapatkan persetujuan dari orang tua siswa. Meski awalnya sekitar 70 persen orang tua yang memberi izin, pihak sekolah tetap yakin ke depan semua orang tua akan memberi izin anaknya divaksinasi," pungkasnya.
Sebelumnya pihak sekolah telah memberikan pemahaman, arahan kepada para orang tua, dan berkomunikasi dengan Puskesmas Tinewati Singaparna, dan berharap nanti 100 persen orang tua siswa memberikan persetujuan anaknya divaksin.- (Ayi Ahmad Hidayat)