
Tribuananews. Tasikmalaya - Berkaitan dengan masih dalam situasi pandemi covid-19, maka perayaan peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Tahun ini dilaksanakan secara sederhana.
Ketua PGRI Kabupaten Tasikmalaya, H. Akhmad Juhana mengatakan karena situasi pandemi masih belum berakhir, maka perayaan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional, tanggal 25 Nopember ini kami gelar secara sederhana,
meski sebenernya Guru dan Anggota PGRI begitu merindukan kemeriahan ulang tahun seperti pada saat sebelum pandemi. Dan
untuk mengobati kerinduan tersebut kemeriahan disebar ke masing-masing Kecamatan mengingat berdasarkan pantauan dilapangan tingkat kerumunan di wilayah Kecamatan lebih terkendali.
“HUT PGRI dan hari Guru Nasional tahun 2021 ini bukan tidak meriah, tapi kemeriahan itu di sebar ke tingkat Kecamatan,” ujarnya.
Sementara itu menurut informasi yang didapat kegiatan yang dilaksanakan di tiap Kecamatan itu ada yang menggelar Jalan Sehat, Turnamen Bola Volley, Badminton, ada juga Lomba Paduan Suara, Lomba Nyanyi Solo dan lainya.
"Jadi sebenarnya perayaan tahun ini juga meriah, hanya saja kemeriahan itu tersebar di tiap Kecamatan.
Bahkan untuk Lomba Nyanyi Solo bisa sampai tingkat Nasional meskipun digelar secara virtual. Selain itu juga ada kegiatan Pildacil dan MTQ," ujarnya.
Akhmad Juhana berharap pandemi Covid-19 bisa segera berakhir dan peringatan HUT PGRI di tahun mendatang bisa kembali meriah. Karena semua anggota sangat merindukan kemeriahan di tingkat Kabupaten.
Terakhir Akhmad Juhana menjelaskan untuk acara puncak HUT PGRI tingkat Kabupaten Tasikmalaya tahun 2021 digelar pada tanggal 29 Nopember dengan agenda upacara bersama di Gedung Bupati Singaparna, kegiatan ini digabung dengan HUT KORPRI dan HUT Kesehatan dengan jumlah peserta yang hadir dibatasi.
Sedangkan untuk tingkat Provinsi HUT PGRI dan Hari Guru Nasional dilaksakan di Pangandaran pada tanggal 30 November 2021 dengan jumlah peserta dibatasi antara 10 sampai 15 orang tiap Kabupaten Kota.- ( Ayi Ahmad/Red**)