
TribuanaNews - Sukaraja -- Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semi Tematik Universitas Cipasung menggelar kegiatan Penanaman Bibit Pohon jenis buah di Bukit Panyangrayan Kampung Pramuka Sadaukir Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya dengan mengusung tema "Restore Our Earth" (Memulihkan Kembali Bumi Kita), Kamis,(31/3/2022).
Kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Sekertaris Camat Sukaraja, Kepala Desa Sukapura, LMDH Desa Sukapura, Beberapa Anggota Kwartir Cabang Kabupaten Tasikmalaya, Kwartir Ranting dan Dewan Kerja Kwartir (DKR) Kecamatan Sukaraja.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini merupakan suatu bentuk kegiatan yang dilaksanakan Uncip dengan menerjunkan mahasiswanya secara langsung dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Dalam pelaksanaan program KKN tahun 2022 Uncip mengangkat tema "Menggali Potensi Pariwisata Di Kabupaten Tasikmalaya".
Windi Nugraha Ningrum selaku ketua pelaksana menuturkan kepada TribuanaNews bahwa sumber anggaran kegiatan tersebut berasal dari peserta KKN secara kolektif dengan total jumlah bibit pohon ditanam lebih kurang 100 bibit.

Lebih lanjut kata Windi, kegiatan Penanaman Bibit Pohon di tempat wisata tersebut merupakan salah satu program kerja utama guna mengangkat potensi dan mengeksplorasi pariwisata di Kecamatan Sukaraja. Selain mampu memberikan banyak manfaat bagi lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi stimulan bagi kaum muda untuk mencintai alam dan selalu menjaga kelestarian alamnya.
"Penanaman pohon tersebut bisa menjadikan investasi untuk menjadikan agro wisata dan akan meningkatkan angka kunjungan wisatawan. Sebab dua hingga empat tahun kedepan tanaman akan tumbuh sempurna dan dapat dinikmati," tuturnya.
Dalam kesempatan lain, Dadang Saputra sebagai pengelola tempat wisata mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap kegiatan penanaman bibit pohon semacam ini dilakukan secara berkelanjutan. Hematnya, selain menambah minat pengunjung untuk datang ke desa wisata Bukit Panyangrayan juga bisa bermanfaat bagi para pengunjung maupun masyarakat sekitar.
"Semoga untuk kedepannya bisa terus memberikan manfaat bagi desa wisata maupun masyarakat dan menjadi agro wisata. Terus berkembang dan terus maju untuk desa wisata Bukit Panyangrayan," ujarnya.
Selanjutnya, Anang selaku anggota LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) menuturkan bahwa dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut sangat membantu serta memberikan banyak manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
"Sehingga pada akhirnya hal ini dapat berdampak positif bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat. Bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan atau penghasilan masyarakat di Sadaukir Panyangrayan dan untuk menambah konsumsi kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (Galih W)