Minggu, 23 Juni 2024 01:25 WIB

Melalui Pertemuan Koordinasi Multipihak Desa, Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya Jalankan Program Inklusi

Jumat, 21 Oktober 2022 13:39:01

Oleh: Redaksi | 456 view

Tribuana News. Singaparna - Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya turun ke lapangan dalam rangka menjalankan program Inklusi di Desa Singaparna, Jum'at (21/10/2022) di GOR Cimanglid Desa Singaparna Kabupaten. Kegiatan ini dihadiri oleh 
Perwakilan Dinas PMD Kabupaten Tasikmalaya, Sekretaris Kecamatan Singaparna, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Tasikamalaya, PC. Muhammadiyah Singaparna, Kepala Desa Singaparna beserta Perangkat Desa, Ketua BPD, Ketua MUI Desa, Babinkamtibmas,  Babinsa, Bidan Desa, Kader Kesehatan, Pukesos Desa Singaparna, Tokoh Masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut dihadirkan 3 orang narasumber diantaranya Sekretaris Kecamatan Singaparna Dedi Herniawan, SE, 
Kabid Pemberdayaan dan LKD  Dra. Doris S, M.Si, dan dari 
Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya Imas Masopah.

Giat yang mengusung tema “Kepemimpinan Perempuan Untuk Peningkatan Akses Kesehatan dan Ekonomi bagi Perempuan Dhuafa Mustadh’afin Dengan Pendekatan Inklusif dan Hak Perempuan".

Sebagaimana dijelaskan Imas Masopah perwakilan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya bahwa Program Inklusi ‘Aisyiyah merupakan program Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia dimana ‘Aisyiyah sebagai mitra programnya.

"Program ini merupakan salah satu upaya kontribusi ‘Aisyiyah pada tujuan pembangunan yang berkelanjutan (SDGs) dan juga diharapkan dapat berkontribusi pada capaian pembangunan Daerah," tegasnya.

Kabid Pemberdayaan dan LKD Dinas PMD Kabupaten Tasikmalaya Dra. Doris S, M.Si diakhir paparannya mengatakan pihaknya mendukung kegiatan inklusi karena dengan adanya kerjasama pemerintah dan lembaga masyarakat akan merubah cara pandang orangtua dan keluarga untuk mengatasi masalah pernikahan dini.
Program Inklusi ini nantinya akan bekerja di tingkat komunitas yang ada di Desa.

"Oleh karena itu perlu di awali dengan peningkatan pemahaman bagi para kader. Para kader merupakan perempuan yang akan menjadi agen penggerak pembangunan di tingkat komunitas dan tingkat Desa," ujarnya.

Ditempat yang sama Kepala Desa Singaparna H. Utep Y Sudrajat saat ditemui Tribuana News menyampaikan apresiasi dan mendukung penuh program Inklusi Aisyiyah ini.

"Kegiatan ini membantu Pemerintah Desa dalam rangka mengurangi kemiskinan dan mencegah Stunting, mencegah perkawinan dini. Dan dengan program ini dapat meningkatkan kesehatan, perekonomian dan mensejahterakan masyarakat yang ada,” harapnya.- (Ayi Ahmad Hidayat)

Komentar Anda

BACA JUGA