Tribuana News. Singaparna - Permainan Bola Voly cepat berkembang di masyarakat, hal ini disebabkan karena tidak hanya manfaatnya sangat baik bagi pembentukan individu secara keseluruhan, tetapi permainan Bola Voly murah biayanya, alat dan perlengkapannya serta mudah mendatangkan kesenangan.
Bola Voly merupakan olahraga yang sangat digemari banyak orang. Selain menjadi olahraga prestasi, Bola Voli juga dimanfaatkan sebagai olahraga rekreasi, Bola Voli pun masuk dalam cabang olahraga yang dipertandingkan di berbagai ajang, mulai dari level nasional hingga Internasional.
Di Indonesia permainan Bola Voly masuk pertama kali pada saat penjajahan Belanda tahun 1928. Saat itu olahraga Bola Voly hanya dimainkan oleh para bangsawan dan orang Belanda. Bola Voly kemudian diperkenalkan ke masyarakat Indonesia pada masa guru-guru pendidikan jasmani berasal dari Belanda.
Permainan Bola Voly merupakan salah satu permainan yang di mainkan secara tim, yang mana satu tim sendiri terdiri dari 10 orang pemain yaitu mencangkup 6 pemain inti dan 4 pemain cadangan.
Pertandingan Bola Voli dalam rangka menjelang Hari Kemerdekaan ke 77 dilingkungan Pemerintahan Daerah, dengan peserta ASN di SKPD terkait, sangat mengesankan sekali dimana 2 kubu Tim Sekretariat Dewan dan Satuan Polisi Pamong Praja, memperlihatkan permainan yang profesional dengan cakupan setingkat nasional, keduanya juga menunjukkan kebolehan trik-trik teknical sekelas pemain nasional, membuat para penonton memberikan applaus tepuk tangan bergemuruh bercampur sorak sorai tanpa henti, memberikan dukungan bagi kedua peserta, Senin (08/08/2022).
Namun dalam permainan sudah barang tentu harus ada yang menang dan kalah. Dan pad pertandingan ini Dewi Fortuna berpihak kepada Satuan Polisi Pamong Praja.- (Iwan Singadinata)