
Tribuana News. Tasikmalaya - Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Muhamad Zen dalam sambutannya dihadapan Ibu-Ibu Pengurus Sharma Wanita Persatuan Kabupaten Tasikmalaya di Pendopo Baru, Jumat (17/12/2021) menyampikan rasa syukur disertai ucapan selamat, semoga DWP mampu terus meningkatkan eksistensi organisasi, sehingga keberadaannya diakui dan dibutuhkan oleh para anggotanya.
Menurutnya sebagaimana kita ketahui bersama bahwa berdasarkan Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2021 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Daerah nomor 07 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.
Nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah di-lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, ada yang mengalami perubahan, dan seiiring dengan hal tersebut diatas bahwa pada tanggal 03 Desember 2021, telah diadakan pelantikan pejabat tinggi Pratama dan Administrator di lingkungan Pemda, yang diikuti dengan Pelantikan Pejabat Pengawas pada tanggal 10 Desember.
Hal ini tentunya berpengaruh terhadap Dharma Wanita Persatuan, secara organisasi terutama berkaitan dengan nomanklatur DWP unsur pelaksana OPD, kepengurusan dan anggota secara komprehensif.
Dr. Zen jelaskan, telah kita pahami bersama bahwa Dharma Wanita Persatuan melalui DWP unsur pelaksana OPD dan kecamatan yang tentunya terkait satu sama lainnya sesuai dengan jenjangnya.
Istri ASN dituntut bukan hanya menopang keberhasilan tugas suami, tetapi juga harus dapat menjadi penggerak bagi organisasi lainnya, kata Dr. Zen.
Sesuai dengan Tema " Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia Melalui Kesehatan Mental Dan Pemulihan Bisnis UMKM ", hal ini sangat relevan dalam penempatan DWP sebagai Mitra Strategis Pemerintah Dalam Rangka Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat.
Lebih lanjut Dr. Zen mengatakan kegiatan bisnis di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya, sebagian besar didominasi oleh masyarakat, melalui bingkai Ekonomi Kreatif (EKRAF) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), karena konsepnya sederhana dan terjangkau bagi masyarakat menengah kebawah.
"Meskipun demikian para pelaku EKRAF dan UMKM harus mengikuti perkembangan zaman, agar tidak kalah dengan perusahaan besar dan mampu bersaing di pasar secara ketat dan kompetitif.
Pemberdayaan masyarakat melalui IPTEK Digitalisasi UMKM menjadi sangat penting dalam era informasi sekarang ini. Dengan semakin banyaknya usaha kecil dan menengah yang terlibat dalam ekonomi digital melalui E-commerce, media sosial UMKM dapat tumbuh lebih cepat," ujarnya.
Terakhir Muhamad Zen menginatian terkait jelang libur Natal dan Tahun Baru, agar tetap waspada, dengan selalu menerapkan protokol kesehatan mengingat saat ini masih dalam pandemi covid-19.- (Iwan Singadinata)