
Tribuana News. Tasikmalaya - Dalam rangka pengembangan seni budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya membentuk Tim Paduan Suara Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya. Pembentukan Tim Paduan suara tersebut di gelar di Aula Dinas Pendidikan Lama Jalan Siliwangi Kota Tasikmalaya, (20/1/2021).
Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kasi Bina Seni dan para Pamong Budaya serta undangan yang merupakan delegasi dari 10 Kecamatan, yakni Guru PNS dan Non PNS SD dan SMP yang berasal dari Singaparna, Mangunreja, Sariwangi, Sukarame, Leuwisari, Padakembang, Cigalontang, Salawu, Tanjungjaya dan Jatiwaras yang tentunya sudah di pilih oleh pengawas pembina dari wilayah masing - masing.
Dalam sambutan dan arahannya, Opan Sopyan selaku Sekertaris Disdikbud kabupaten Tasikmalaya mengatakan bahwa Disdikbud selama ini belum memiliki Tim Paduan Suara, sehingga ketika ada Kegiatan PHBN di taraf Kabupaten masih menggunakan tim paduan suara dari UPTD Pendidikan Wilayah Singaparna.
Opan juga mengatakan Bernyanyi dalam Paduan Suara berbeda dengan bernyanyi solo. Paduan Suara hakekatnya sesuai dengan Visi Misi Kabupaten Tasikmalaya yaitu gotong royong, yang kedua azas toleransi dimana suara tinggi akan menyesuaikan dengan suara rendah dalam tim tersebut, kemudian ada gerak irama yang sama menggambarkan yang kebhinekaan.

"Saya berharap Tim Paduan Suara tidak hanya dibentuk di tingkat Kabupaten saja, tetapi juga dibentuk disetiap Kecamatan secara terorganisir. Kedepannya terutama pada Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei setiap tahunnya. Hardiknas menjadi event hajatan seluruh warga pendidikan. Salah satu nya dengan mengadakan Lomba Paduan Suara Tingkat Kecamatan dari Kelompok SD, SMP hingga SMA," ujar Opan.
Dudi Wardiman ikut memberikan arahan dalam kegiatan musyawarah tersebut, bahwa kegiatan tersebut berawal dari obrolan bersama Sekdis dan mendapatkan respon dengan baik sehingga terlaksananya Musyawarah Pembentukan Tim Paduan Suara tersebut.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh yang hadir, baik dari SD maupun SMP mungkin nanti akan ditambah dari TK. Hanya sementara saya mengundang 9 Kecamatan dulu ditambah dari Jatiwaras. Dengan jumlah 48 orang, dari SD 2 Putri dan 1 Putra, dari SMP 1 Putri dan 1 Putra. Jika ada dari kecamatan lain yang jauh juga boleh jika mau gabung," ucapnya.
Dalam musyawarah yang digelar secara aklamasi tersebut menghasilkan keputusan yaitu Ketua 1 Rona Putra Andika (Mangunreja), Ketua 2 Irpan Maulana (Salawu), Sekretaris 1 Susi Susiana (Singaparna), Sekretaris 2 Erna (Jatiwaras), Bendahara 1 Yayu Yulia (Sukarame), Bendahara 2 Nia Meliana (Tanjungjaya).- (Galih W)