
Tribuana News. Mangunreja - Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi umat muslim, karena dengan ilmu umat muslim akan menjadi manusia cerdas terhindar dari kebodohan, dengan ilmu umat muslim akan mendapat jalan benar, dengan ilmu umat muslim terhindar dari kemaksiatan, dengan ilmu umat muslim akan diangkat ke derajat paling tinggi di hadapan Alloh SWT.
Semangat menuntut ilmu terlihat dari warga Desa Salebu Kecamatan Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya yang berbondong-bondong menghadiri pengajian bulanan Majlis Ulama Indonesia (MUI) Desa Salebu yang bertempat di masjid DKM Al-Falah Kp. Malingping Desa Salebu Kecamatan Mangunreja, Rabu, 26/01/2022, semangat yang tidak di batasi dengan jarak, waktu, umur dan rutinitas harian.
Tampak hadir Aparaur Pemerintahan Desa, Pengurus MUI Desa, Pengurus Ranting NU Desa, Pengurus Karang Taruna, DMI Desa, Pengurus Muslimat Desa, Pimpinan lembaga Pendidikan, Tim Penggerak PKK Desa dan tokoh lainnya

Ketua MUI Desa Salebu Aj. Abdul Rohim dalam kata sambutannya menitipkan untuk menjaga akidah Islamiyyah Ahli Sunnah Waljamaah sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW dan menyampaikan penghargaan paling tinggi kepada warga masyarakat se-Desa Salebu khusunya masyarakat DKM Al-Falah Malingping.
"Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada panitia yang telah menjalankan program pengajian bulanan MUI Desa, dengan iringan do'a segala pengorbanan tenaga, fikiran dan harta warga masyarakat mudah-mudahan mendapat pahala yang lebih baik dari Alloh SWT," ujarnya.
Sementara itu Kepala Desa Salebu Ade Supyan mengatakan bahwa kegiatan pengajian MUI ini bertujuan mempertebal keimanan dan ketakwaan, mempererat persatuan dan mempererat rasa sosial antar warga masyarakat.
Hikmah pengajian MUI Desa Salebu disampaikan oleh Aj. Ade Yayat dari Kp. Warung Cikopi menyampaikan uraian dari Al-Quran Surat Fussilat ayat 30 yang artinyal: Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka Malaikat-Malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu," (Cecep Paijunnajat).