
Tasikmalaya-Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, menghadiri Rapat Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting, Penanggulangan Kemiskinan, Ketahanan Pangan, dan Bimbingan Teknis KDMP yang berlangsung di Aula Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (26/11/2025).
Wabup Asep menekankan pentingnya kerja bersama dalam percepatan penanganan isu-isu strategis, terutama yang menyangkut pelayanan publik.
“Semua yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat harus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Wabup Asep juga menyampaikan bahwa Kabupaten Tasikmalaya telah meraih beberapa penghargaan terkait inovasi konvergensi stunting tingkat Jawa Barat.
“Dalam konvergensi stunting setidaknya kita alhamdulillah mendapatkan penghargaan dari pemerintah provinsi Jawa barat yaitu juara 1 mengenai inovasi konvergensi stunting tingkat jabar. Juara ke 3 tingkat provinsi Jawa Barat mengenai penurunan stunting yang konsisten,” ujar Wabup Asep.
Meski begitu, ia mengingatkan agar pencapaian tersebut tidak membuat seluruh pihak merasa puas.
Prevalensi stunting di Kabupaten Tasikmalaya, imbuh Wabup Asep, masih berada di angka 17,1 persen, atau lebih tinggi dari rata-rata Jawa Barat sebesar 15,9 persen. Upaya percepatan harus terus dilakukan agar hasilnya terlihat nyata di lapangan, bukan hanya pada indikator administratif.
Turut hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Sosial PPKBP3A Kab. Tasikmalaya, Kepala Diskopukmindag Kab.Tasikmalaya, para Camat, Bidang I TP PKK Kab. Tasikmalaya, Muspika, para Kepala UPTD Puskesmas, para Kepala Desa, dan tamu undangan lainnya. (tim)