
Tribuana News. Cineam - Anak yatim menjadi salah satu perhatian kita. Ada banyak manfaat dan keutamaan menyayangi anak yatim yang mendatangkan banyak sekali manfaat untuk kehidupan kita.
Al-Qur'an secara tegas mengatakan Anak Yatim adalah sosok yang harus dikasihi, dipelihara dan diperhatikan. Allah berfirman tentang keutamaan menyayangi Anak Yatim:
"Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah "Memperbaiki keadaan mereka adalah baik," (QS. Al-Baqarah [2]: 220).
Sosok KH. Izzudien Almailabari atau yang lebih akrab disapa Abang ini yang menjadi Ketua Yayasan di Kmp.Panaekan Desa Ancol Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya, bertekad akan mewujudkan impian bersama warga setempat membangun sarana pengelolaan Anak Yatim dan Dhuafa.
Hal ini terungkap saat Tribuana berkunjung ke lokasi pada Senin (28/03/2022).
Abang mengatakan bahwa tanah yang akan dibangun sarana pengelolaan Anak Yatim dan Dhuafa ini sekitar 154 bata yang dibeli seharga 380 jt diperoleh dari para donatur.
"Di lokasi ini akan kami bangun sarana pengelolaan Anak Yatim dan Dhuafa, tapi tidak menutup kemungkinan anak yang bukan yatim pun tetap akan kami tampung. Nantinya akan ada fasilitas seperti Madrosah sekaligus rumah Ustadz (Madromah). Sengaja kami akan bangun Madromah gunanya untuk penginapan anak yatim, karena jika hanya membangun mesjid atau mushola tidak mungkin bisa dipakai untuk peristirahatan dan masak para santri yatim," tegasnya.
KH. Izzudien berharap adanya perhatian dan bantuan dari semua pihak untuk menjadi donatur sebagai mahluk sosial dan sebagai mahluk yang berjalan diatas syariat tentu secara dohiriyah pihaknya sangat mengharapkan bantuan untuk menyelesaikan tahapan yang sedang dikerjakan.
"Utuk sementara ini jumlah anak yatim yang sedang kami kelola ada sekitar 107 siswa, terdiri dari laki-laki 65 orang, dan perempuan 42 orang yang tersebar dibeberapa Pesantren, antara lain kami titipkan di Pesantren Miftahul Khoer sebanyak 68 siswa, sisanya di Pesantren lain seperti di Pesantren Asafinatul Huda Rajapolah, di Pesantren Nuruk Huda Malangbong, di Pesantren Al-Abrol Cineam. Jadi untuk kedepannya kami membangun sarana ini bukan belum ada anak didiknya, tapi anak didiknya dititipkan di Pesantren lain. Adapun pembanganan sarana ini bukan untuk menampung anak yatim yang sudah dititipkan di Pesantren lain, tapi kami akan mencari lagi calon siswa baru," pungkasnya.- (Bihin)