Senin, 16 Maret 2026 02:39 WIB

MPLSP SDN Mohamad Toha Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Sosialisasi Pengasuhan Tanpa Kekerasan

Jumat, 18 Juli 2025 12:00:09

Oleh: Redaksi | 816 view

Tribuananews, Singaparna – Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLSP) di SDN Mohamad Toha sukses digelar pada 14 hingga 18 Juli 2025. Tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah dan mensosialisasikan konsep "MPLSP Ramah Anak", kegiatan ini juga berfokus pada penguatan pola asuh orang tua melalui Sosialisasi Parenting yang komprehensif.
Acara Sosialisasi Parenting ini berlangsung di Aula SDN Mohamad Toha pada Rabu, (16/07/2025). Kegiatan tersebut menghadirkan An'an Yuliati, S.IP., seorang pemimpin dari Pusat Pembelajaran Keluarga Bersama Melindungi Anak dan Ketahanan Keluarga (PUSPAGA BUNDAKU) Kabupaten Tasikmalaya, sebagai pemateri utama. Materi krusial yang diangkat adalah "Pengasuhan Tanpa Kekerasan."


Kepala SDN Mohamad Toha, Nunu Masnurdin, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran MPLSP dan terlaksananya sosialisasi ini. "Kami bersyukur acara MPLSP sudah berjalan dan dapat melaksanakan sosialisasi parenting untuk meningkatkan pemahaman bagaimana pola asuh yang baik sehingga berdampak positif bagi kemajuan siswa di bidang pengetahuan, perilaku baik, dan prestasi sesuai dengan visi misi sekolah," ujar Nunu.


Dalam sesinya, An'an Yuliati memaparkan beberapa poin penting bagi orang tua dan pendidik. Peserta diharapkan mampu menjelaskan pengaruh buruk kekerasan terhadap tumbuh kembang anak, menyebutkan langkah pencegahan kekerasan anak, serta mengidentifikasi perlakuan yang benar dan salah dalam pengasuhan.


An'an menekankan bahwa pengasuhan harus didasarkan pada pemahaman tumbuh kembang anak dan memenuhi empat prinsip hak anak: hak kelangsungan hidup, hak perlindungan, hak tumbuh kembang, dan hak partisipasi. "Salah satu hak yang sering kali tanpa sadar dilanggar adalah hak perlindungan," ungkap An'an. Ia menjelaskan bahwa pola asuh otoriter kerap menghalangi partisipasi anak dan bahkan memicu kekerasan, baik fisik, verbal, maupun non-verbal.


Mengutip Ali bin Abi Thalib, An'an mengingatkan, "Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu." Ia juga merinci jenis-jenis kekerasan—fisik, psikis, seksual, dan penelantaran—beserta dampak seriusnya seperti kehilangan nyawa, trauma, hilangnya rasa percaya diri, meniru perilaku kekerasan, atau cacat fisik.


Di akhir pemaparannya, An'an memberikan panduan praktis pengasuhan tanpa kekerasan, seperti memahami tumbuh kembang anak, menjadi pendengar yang baik, membangun komunikasi dua arah, menjadikan anak sebagai teman diskusi, menyediakan waktu berkualitas, tidak panik saat menghadapi anak "melawan," memberikan pujian, tidak memberikan julukan negatif, dan mendongeng sebagai pengantar tidur.


Kegiatan Sosialisasi Parenting ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif dan penyerahan santunan anak yatim dari para guru SDN Mohamad Toha, menambah khidmat suasana acara. (Galih W)

Komentar Anda

BACA JUGA