Kamis, 13 Juni 2024 04:50 WIB

*Ketua Gawaris DPD Jawa Barat Asep Suherman SH, "Angkat Bicara " Atas Penganiayaan terhadap Wartawan oleh Oknum Penjual Miras,!!*

Minggu, 31 Desember 2023 12:30:36

Oleh: Redaksi | 217 view

Tribuana News. Majalengka - Kekerasan terhadap Jurnalis seolah tak ada hentinya dilakukan oleh pihak -pihak yang merasa terusik kelakuan buruknya sehingga dapat diketahui oleh publik, 

Teranyar kejadian di wilayah Kabupaten Majalengka Jawa Barat, pada hari Kamis (20/12/023) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dampak atas kejadian tersebut, Asep Suherman SH, Selaku ketua Gabungan Wartawan Indonesia Satu ( Gawaris) DPD Jawa Barat "Angkat Bicara" agar APH segera mengusut tuntas  terhadap oknum pelayan minuman diwilayah Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka tepatnya di Blok Sawala, yang sudah melakukan penghina terhadap  Propesi Wartawan, apalagi sampai melukainya akibat perilaku pengeroyokan dan pemukulan.

"Perlu diketahui, kami Selaku ketua Gabungan Wartawan Indonesia Satu (Gawaris) merasa menyesal dan prihatin atas perilaku main hakim sendiri, dan kami tidak suka dengan cara bentuk kekerasan apalagi terhadap jurnalis, dan kami sarankan jangan takut oleh pihak manapun, karena jurnalis dilindungi dengan Undang-undang pokok Pers Nomer 40 Tahun 1999,dan dibekali kode etik, propesi wartawan, dan selain itu, dengan tujuan hanya untuk memperbaiki bagi seluruh tatanan kehidupan di masyarakat demi tercapainya satu kenyamanan di seluruh NKRI," ucapnya.

Asep merasa kecewa , terutama bagi penjual jual miras, yang tidak mengantongi surat izin penjualan dengan semena-menanya menjual bebas sehingga sudah merusak kehidupan masyarakat, apalagi dijual terhadap anak-anak muda jelas kini akan merusak bangsa kita.

"Selaku Ketua Gawaris DPD Jawa Barat berharap kepada APH Kabupaten Majalengka agar segera menangkap para pelaku penganiayaan dan segera ditindak lanjuti jangan ada pembiaran ketika sudah ada delik aduan dari pihak korban, dan kami sarankan kepada seluruh jurnalis harus tetap kawal Pemilu jangan sampai pihak APH membiarkan akan laporan dari pihak korban dan segera di tangkap seluruh pelakunya  untuk dibenahi dengan setimpal perlakuannya," pungkasy.- (red)

Komentar Anda

BACA JUGA