Tribuananews, Singparna – Inovasi menggabungkan pemilihan ketua RT/RW dengan operasi pasar pangan murah di RW.02 Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, berhasil menciptakan gelombang antusiasme dan partisipasi tinggi dari masyarakat. Kolaborasi antara panitia pemilihan, organisasi kemasyarakatan (Ormas) Arkilyz, Bulog, dan pemda ini dinilai sebagai formula jitu untuk mendorong demokrasi sekaligus meringankan beban ekonomi warga.
Agus Davit, Ketua Panitia Pemilihan, menjelaskan bahwa pemilihan ini digelar menyusul berakhirnya masa jabatan pengurus RT/RW sebelumnya.
“Ini adalah proses pembelajaran bahwa demokrasi itu sangat penting. Kami apresiasi partisipasi masyarakat yang sangat tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Ormas Arkilyz yang memfasilitasi pasar murah untuk menarik minat warga datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Inisiatif pasar murah ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Ari, salah satu warga, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Kami sangat terbantu dengan adanya operasi pasar ini. Selain bisa memilih langsung, kami juga bisa dapat sembako dengan harga murah. Ke depan, semoga itemnya ditambah dan tidak hanya di momen pemilihan saja,” harapnya.
Dari kacamata penyelenggara negara, partisipasi dalam kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis. Didin, perwakilan dari Bulog, menyatakan kebanggaannya bisa terlibat.
“Bagi kami, ikut membantu masyarakat dengan menawarkan harga pangan murah jauh lebih berkesan daripada sekadar mencari untung,” tuturnya.
Rifky Firdaus, Ketua Ormas Arkilyz DPD Kabupaten Tasikmalaya, memaparkan bahwa pasar murah sengaja digelar untuk menjadi daya tarik dan meningkatkan partisipasi dalam pemilihan.
“Kami berkolaborasi dengan Pemda, BI, dan Bulog. Program ini tidak hanya mendorong demokrasi, tetapi juga membantu menekan inflasi dan menstabilkan harga, yang mana sasarannya tepat langsung ke akar rumput,” jelas Rifky.
Ia menegaskan bahwa kehadiran sekretariat Arkilyz di wilayah tersebut harus mampu memberikan nilai manfaat dan sumbangsih nyata bagi masyarakat sekitar. Kolaborasi unik ini menunjukkan bahwa integrasi antara kegiatan demokrasi dan program sosial dapat menciptakan dampak ganda yang positif bagi masyarakat. (Galih W)